Sabtu, April 28, 2012

Khitbah ini janji?

Bismillahirrohmaanirroohiim..

Saya tidak pernah bilang saya akan mencintai kamu seumur hidup saya. Yang saya selalu katakan kepadamu, bahwa saya akan berusaha untuk bisa melakukannya, di sepanjang umur saya, bukan umurmu. Saya tidak pernah bilang saya akan setia, sehidup semati dengan kamu. Yang saya selalu katakan kepadamu, bahwa saya akan berusaha untuk selalu menempatkanmu menjadi yang terbaik di hati saya. Dan berusaha selalu mengingatkan saya sendiri betapa beruntungnya saya bisa mendapatkanmu. Saya tidak pernah bilang akan menjadi kekasih yang sempurna, yang selalu meluangkan waktunya untukmu, denganmu. Yang saya selalu saya katakan padamu, bahwa saya berusaha memberikan seluruh waktu yang tercerai-berai di antara waktu-waktu tersibuk saya untukmu. Saya bahkan akan berusaha memperbanyak waktu untuk bisa memelukmu selagi kamu ingin.

Dan satu hal lagi. Saya tidak pernah berjanji untuk tidak akan meninggalkanmu. Tidak, tidak pernah. Karena yang saya selalu bilang kepada kamu, bahwa saya tidak memiliki umur ini. Tidak memiliki hidup ini. Tapi memiliki keinginan untuk bisa hidup ratusan tahun, jika perlu, untuk membuatmu bahagia.

Ya. Bahagia. Yang, saya tidak janji pula, akan selamanya bisa membuatmu seperti itu. Karena bisa jadi, dalam perjalanan hidup nanti, justru kamu malah bahagia kalau tidak bersama saya. Jadi, simpan saja semua janji-janji muluk itu. Biarkan saya dan kamu menikmati hari, mencintai apa yang bisa dicintai hari ini.

Semoga esok tiba, dan rasa itu masih sama. Rasa cinta yang menggebu, buat kamu, utuh.

28 April 2012

Katamu, dan dadaku yang derdebur mengamini kala itu...


*buat kamu, yang siang tadi menyematkan lingkaran cinta di jemari saya.

Rabb,
Saya berdoa untuk seorang lelaki
Yang akan menjadi sebahagian dari saya
Seorang lelaki yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang lelaki yang akan meletakkan saya
Pada kedudukan ketiga di hatinya setelah Engkau-Nabi dan kedua orang tuanya.
Seorang lelaki yang hidup bukan untuk dirinya sendiri
Tetapi untukMu
Seorang lelaki yang mempunyai sekeping hati
Yang sungguh mencintai dan dahaga akan Engkau
Dan memiliki keinginan untuk menauladani sifat-sifat agungMu
Seorang lelaki yang mengetahui bagi siapa
Dan untuk apa dia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-sia
Seorang lelaki yang memiliki hati
Yang bijak bukan sekadar otak yang cerdas
Seorang lelaki yang tidak hanya mencintai saya
Tetapi juga menghormati saya
Seorang lelaki yang tidak hanya memuja saya
Tetapi dapat menasihati saya ketika saya berbuat salah
Seorang lelaki yang mencintai saya
Bukan karena kecantikan saya tetapi juga karena hati saya
Seorang lelaki yang dapat menjadi sahabat terbaik saya
Dalam tiap waktu dan situasi
Seorang lelaki yang dapat membuat saya
Berasa sebagai seorang wanita ketika berada di sisinya
Seorang lelaki yang memerlukan sokongan saya sebagai peneguhnya
Seorang lelaki yang memerlukan doa saya untuk kehidupannya
Seorang lelaki yang memerlukan senyuman saya untuk mengatasi kesedihannya
Sesungguhnya saya amat menyayanginya
Amat menyintai dirinya
Seorang lelaki yang diciptakan untuk membahagiakan saya

Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan menjadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hati saya
Titipkanlah kebahagiaan di antara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi

Ya Allah ya Tuhanku...
Pasrahkanlah kami dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buat kami
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik.

Bandung, 28 April 2012

1 komentar:

Hatur tengkyu atas kunjungan silaturahimnya.
Orang keren pasti koment ˆ⌣ˆ